Pasca kebijakan Pemerintah, Buruh kembali datangi Gedung DPR RI

   

      Jakarta, SPNkomplainmedia - Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Nasional Kabupaten Serang, menginstruksikan keseluruhan PSP SPN Se-Kab Serang agar mengirimkan perwakilan nya  untuk bergabung di UNRAS di depan Kantor DPR RI Jakarta, Selasa ( 6/9 ).

      Pasca di keluarkan nya kebijakan yang terbaru dari Pemerintah yakni menaikkan harga bahan bakar minyak ( BBM ) lusa kemarin,  Seluruh elemen masyarakat khususnya masyarakat marginal terutama kaum., Buruh di Indonesia, kaum Buruh Indonesia khususnya Buruh Banten mengecam kebijakan tersebut, pemerintah di anggap arogan seakan tidak memikirkan  nasib Buruh saat ini, yang semakin hari semakin bertambah beban yang harus di tanggungnya.

    DPC SPN Kab Serang mengirimkan 4 Bis  armada untuk geruduk Gedung DPR RI. Asep Saepulloh SH MM selaku ketua DPC SPN Kab Serang dalam orasi singkatnya menyatakan sikap penolakan dan mengecam kebijakan Pemerintah menaikkan BBM, Ketua DPC SPN Kab Serang juga sampaikan komitmen bahwa kaum Buruh Serang Banten akan terus melakukan perlawanan sampai hak-hak dan kesejahteraan Buruh dan seluruh Rakyat Indonesia tercapai,tegasnya!!!

       Sesampainya di depan Gedung yang notabene adalah tempat berkumpulnya wakil Rakyat, Buruh malah di sambut oleh kawat berduri " ini kami Rakyatmu, kami bukan teroris, kami hanya ingin merebut hak kami yang telah di rampas!!! ".Teriak Buruh

   Seluruh Buruh dan elemen masyarakat Indonesia tekankan jika, harga BBM naik Pemerintah harus menaikkan UMK dan UMSK tahun 2023. Jika tidak, Buruh akan terus melakukan penolakan dan perlawanan di masing-masing daerah bahkan Buruh akan melakukan mogok Nasional kembali.

  Ternyata tidak ada iktikad baik dari DPR RI karena tidak ada perwakilan DPR yang mau menemui massa aksi,bahkan tidak ada satupun perwakilan kaum buruh yang di terima untuk bernegosiasi atau bermusyawarah terkait kebijakan yang di keluarkan Pemerintah berkenaan dengan naiknya harga BBM bersubsidi, sampai aksi berakhir tak satupun Anggota Dewan yang konon katanya wakil rakyat mau menemui Buruh.(Agus\Gilang_SKM)