Aksi buruh Lebak tolak kenaikan BBM


Lebak, Spnkomplainmedia- Massa buruh melakukan long march dari kawasan Citeras menuju kantor DPRD kabupaten Lebak.Sambil membentangkan bendera dan spanduk bertuliskan tuntutan yang di suarakan melalui mobil komando aksi buruh berjalan kondusif.Jum'at(23/9).

Massa terdiri dari anggota Serikat Pekerja Nasional Kabupaten Lebak,perwakilan DPC SPN Kabupaten Serang dan buruh dari FSPMI yang tergabung dalam KSPI, bukan hanya itu massa solidaritas juga datang dari massa buruh forum Cikoja dan Serikat petani yang ada di Kabupaten Lebak, sesampai di gedung DPRD melakukan orasi secara bergantian melalui wakilnya masing masing diatas mobil komando.

Orasi disampaikan oleh Sidik Uen ketua DPC SPN Kabupaten Lebak,dibantu Masriyadi wakil ketua DPC SPN Kabupaten Serang dan Rizal CIKOJA, tak sampai satu jam berorasi perwakilan buruh diterima dikantor DPRD kabupaten Lebak.Wakil buruh SPN,FSPMI dan Serikat petani diterima langsung oleh Bambang SP sebagai ketua komisi III yang membidangi ketenagakerjaan.

Buruh menuntut agar para wakil rakyat bersama menolak tentang kenaikan BBM yang saat ini cukup mencekik buruh,"belum juga upah naik BBM sudah naik"ucap Sidik Uen saat bertemu wakil Rakyat itu, buruh juga menuntut DPRD kabupaten Lebak membuat surat pernyataan diantaranya  menolak Kenaikan BBM,menolak Undang Undang Cipta kerja No 11 tahun 2020 dan tuntutan lainnya seperti kenaikan upah untuk tahun 2023.

Akhirnya melalui audiensi itu DPRD dengan resmi membuat pernyataan dalam bentuk surat yang akan ditujukan  kepada DPR RI,Kementerian ESDM sampai Presiden dan ditandatangani ketua DPRD Kabupaten Lebak M Aqil Zulfikar S.IP(wh_SKM)